Mengetahui Ciri Ciri Masa Subur Pada Wanita

8 Kondisi Medis Umum Penyebab Kemandulan Wanita

Masa subur adalah suatu hal yang cenderung ditunggu-tunggu oleh para ibu muda. Hal ini benar adanya karena pada masa subur ini lah kemungkinan untuk hamilnya lebih besar. Mengetahui masa subur juga penting karena bisa sebagai cara menunda kehamilan. Masa subur atau masa ovaliasi ini akan dialami oleh wanita setiap bulannya. Apa sih sebenarnya yang terjadi ketika masa subur datang? Tepat sekali, masa subur sendiri merupakan sel telur yang dilepaskan oleh wanita. Apabila sel telur ini dibuahi oleh sperma maka akan terjadi kehamilan. Sebaliknya, apabila sel telur ini dibiarkan saja maka sel telur akan mati dan terjadi menstruasi. Lalu bagaimana cara kita menghitung masa subur?

Cara Menghitung Masa Subur Wanita

Menghitung masa subur adalah salah satu hal yang sering dilakukan oleh mereka yang sedang merencakan kehamilan. Kabar baiknya, untuk menghitung masa subur kita sendiri bukanlah hal yang sulit lho! Wah yang benar nih? Yup, kita bisa menghitung masa subur ini melalui kalender. Lebih tepatnya, kita perlu mencatat siklus menstruasi kita tiap bulannya. Biasanya masa subur wanita terjadi   pada hari ke-10 hingga ke-17 setelah masa menstruasi berakhir. 

Bisa juga masa subur ini terjadi di lain waktu. Misalnya saja terjadi 4 hingga 5 hari sebelum ovaliasi terjadi. Jangka waktu satu minggu itu lah merupakan peluang terbesar agar pembuahan bisa berhasil. Ketika kita sudah tahu mengetahui jadwal masa subur, sebaiknya melakukan hubungan seksual 2 atau 3 hari sebelumnya agar pembuahan terjadi. Bisa juga melakukannya 12 hingga 24 jam setelah masa ovaliasi agar kemungkinan berhasilnya pembuahan juga lebih besar. Namun tahukah kalian jika masa subur ini bisa juga dikenali melalui beberapa kondisi fisik?

Mengenali Masa Subur Melalui Perubahan Fisik

Benar sekali, ciri-ciri masa subur ini juga bisa dikenali melalui berbagai perubahan kondisi fisik. Perubahan kondisi fisik ini tidak hanya dialami oleh wanita. Hal ini berarti kita bisa mengenali ciri-ciri masa subur juga melalui pria. Lalu bagaimana cara kita mengetahui ciri-ciri masa subur melalui perubahan kondisi fisik wanita? Nah daripada tambah penasaran, yuk kita simak penjelasannya berikut ini!

Mengetahui Masa Subur Melalui Perubahan Fisik Wanita

·        Suhu tubuh

Hal pertama yang bisa kita amati ketika berada di masa subur adalah suhu tubuh. Suhu tubuh basal alias suhu tubuh pertama ketika bangun tidur akan berubah mengikuti kadar hormon tubuh. Ketika masa ovaliasi datang, biasanya suhu tubuh akan naik. Namun perlu kita ingat juga jika kurangnya  aktivitas juga bisa menyebabkan suhu tubuh lebih tinggi daripada ketika kita beraktivitas normal. untuk itu lah ada baiknya kita membiasakan diri untuk mencatat suhu tubuh basal.

·        Mual

Mual bukan saja menjadi pertanda kita hamil, namun juga sebagai ciri-ciri masa subur. Hal ini biasanya terjadi saat pertengahan bulan. Lebih tepatnya ketika masa haid seseorang telah berakhir. Bisa juga mual menjadi ciri PMS karena terjadinya peningkatan hormon.

·        Perubahan pada posisi dan ketegangan mulut rahim

Ciri-ciri masa subur yang satu ini bisa dibilang dialami oleh setiap wanita. Perubahan ini bisa terlihat dari mulut rahim yang terasa  lebih lembut, tinggi, terbuka, ataupun basah. Untuk mengenali perubahan ini pun bisa dilakukan dengan menyentuhnya menggunakan satu ataupun dua jari.

·        Nyeri pada bagian payudara

Hal yang satu ini bukanlah suatu hal yang asing dan bisa dibilang bisa dirasakan kapan saja. Namun tentu saja terdapat bedanya ketika berada di masa subur. Untuk mereka yang berada di masa subur, biasanya payudara akan terasa sakit ketika selesai masa haid. Jangka waktu rasa sakit ini pun juga tidak akan terlalu lama.

Ciri-Ciri Masa Subur Pada Pria

  • Motilitas sperma baik

Hal ini bisa terlihat dari pergerakan sperma pria yang menjadi gesit. Pergerakan sperma yang gesit ini lah mendukung keberhasilan proses pembuahan. Keberhasilan suatu pembuahan juga dipengaruhi oleh pergerakan spermanya. Apabila spermanya kurang gesit maka kemungkinan keberhasilan pembuahan juga akan menurun.

  • Bentuk sperma normal

Memang sebenarnya seperti apa sih bentuk sperma yang normal? tepat sekali, bentuk sperma yang normal adalah bentuk kepalanya yang oval disertai ekor panjang. Bentuk sperma yang normal akan meningkatkan keberhasilan pembuahan.

  • Kuantitas sperma lebih banyak

Keberhasilan sebuah pembuahan juga ditentukan oleh seberapa banyak sperma yang dikeluarkan oleh pria dalam sekali ejakulasi. Idealnya, seorang pria bisa mengeluarkan 15  juta sel sperma tiap miliimiternya. Apabila jumlah sel sperma yang keluar kurang dari itu, maka bisa dibilang pria tersebut tidak berada dalam masa subur. Sebaliknya, apabila jumlah sperma seseorang mencapai batas normal ataupun lebih dari itu maka bisa dibilang sedang berada dalam masa subur.

Hitung Masa Subur-Mu Untuk Mempermudah Kehamilan

Nah bagaimana? Pastinya sekarang sudah lebih paham kan mengenai ciri ciri masa subur yang bisa dialami oleh wanita ataupun pria? Tentu saja lebih mudah untuk menghitung masa subur wanita karena kita bisa menghitungnya melalui kalender. Jangan lupa juga untuk menjaga kesehatan agar kemungkinan keberhasilan pembuahan pun semakin meningkat. Pastinya juga sudah tidak sabar menanti kehadiran buah hati bukan? Semoga informasi ini bermanfaat untuk kalian ya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *